Memilih antara IELTS dan TOEFL adalah keputusan penting yang akan mempengaruhi perjalanan studi atau karir kamu di luar negeri. Kedua tes ini sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, tapi memiliki format, gaya, dan fokus yang berbeda. Mari kita bandingkan secara detail.
Format Tes
| Aspek | IELTS | TOEFL iBT |
|---|---|---|
| Durasi | 2 jam 45 menit | 3 jam+ |
| Reading | 3 passage, 40 soal, 60 menit | 3-4 passage, 30-40 soal, 54-72 menit |
| Listening | 4 section, 40 soal, 30 menit | 3-4 lecture + 2-3 conversation, 28-39 soal |
| Speaking | Interview tatap muka, 11-14 menit | Rekam jawaban di komputer, 17 menit |
| Writing | 2 task (150 + 250 kata), 60 menit | 2 task (integrated + independent), 50 menit |
| Skor | Band 1-9 | 0-120 |
Pilih IELTS Jika...
- Kamu lebih nyaman berbicara dengan orang langsung — Speaking IELTS adalah interview 1-on-1 dengan examiner
- Kamu mau kuliah di UK, Australia, atau Kanada — IELTS lebih populer di negara-negara Commonwealth
- Kamu lebih suka menulis tangan — IELTS Paper-Based masih tersedia (meski Computer-Based makin populer)
- Kamu kuat di British English — IELTS menggunakan berbagai aksen tapi dominan British
Pilih TOEFL Jika...
- Kamu lebih nyaman dengan komputer — Semua bagian TOEFL dikerjakan di komputer
- Kamu mau kuliah di Amerika Serikat — TOEFL lebih dikenal dan diterima di universitas AS
- Kamu lebih suka berbicara tanpa tekanan tatap muka — Speaking TOEFL direkam, bukan interview langsung
- Kamu terbiasa dengan American English — TOEFL dominan aksen Amerika
Perbandingan Skor
Berikut perkiraan konversi skor IELTS ke TOEFL:
| IELTS Band | TOEFL iBT | Level |
|---|---|---|
| 9.0 | 118-120 | Expert |
| 8.0-8.5 | 110-117 | Very Good |
| 7.0-7.5 | 94-109 | Good |
| 6.0-6.5 | 72-93 | Competent |
| 5.0-5.5 | 56-71 | Modest |
Mana yang Lebih Mudah?
Ini pertanyaan yang sering diajukan, dan jawabannya: tergantung kekuatan kamu.
Jika kamu kuat di note-taking dan terbiasa dengan format akademis Amerika, TOEFL mungkin terasa lebih natural. Jika kamu lebih percaya diri berbicara langsung dan terbiasa dengan beragam aksen, IELTS bisa jadi pilihan yang lebih baik.
Tip: Coba kerjakan sample test keduanya sebelum memutuskan. Banyak tersedia gratis di internet. Rasakan mana yang lebih "klik" dengan gaya belajar kamu.
Kesimpulan
Tidak ada jawaban universal mana yang lebih baik. Yang terpenting adalah:
- Cek persyaratan universitas/institusi tujuan kamu
- Kenali kekuatan dan kelemahan kamu
- Latihan dengan format yang kamu pilih secara konsisten
Apapun pilihan kamu, persiapan yang matang adalah kunci sukses. Selamat berjuang!